Studi Kelayakan Usaha
Kompetensi Dasar:
1. Pengertian Studi Kelayakan Usaha
Studi kelayakan usaha adalah penelitian mendalam untuk menentukan apakah suatu bisnis layak dijalankan atau tidak berdasarkan berbagai aspek, seperti produk, pasar, teknis, dan keuangan.
Tujuan:
Menghindari kerugian
Meminimalkan risiko
Memastikan usaha memiliki peluang sukses
Contoh Kasus:
Sebelum mendirikan Kopi Kenangan, pengembangannya diawali dengan studi kelayakan untuk memastikan bahwa bisnis kopi kekinian dengan harga terjangkau akan diterima pasar.
2. Aspek-Aspek Studi Kelayakan Usaha
A. Aspek Produk
Menganalisis jenis, keunikan, dan daya saing produk/jasa.
Pertanyaan Kunci:
Apa keunggulan produk dibanding pesaing?
Apakah produk dibutuhkan pasar?
Bagaimana kualitas dan kemasannya?
Contoh:
Usaha: Brownis Tape Keju
Keunikan: Menggunakan tape singkong sebagai bahan dasar.
Keunggulan: Rasa unik, harga terjangkau, kemasan menarik.
B. Aspek Pasar
Mempelajari target konsumen, persaingan, dan tren pasar.
Analisis yang Dilakukan:
Target Pasar: Siapa pembelinya? (usia, lokasi, pendapatan)
Persaingan: Siapa kompetitornya? Apa kelebihan mereka?
Strategi Pemasaran: Bagaimana cara menarik pelanggan?
Contoh:
Usaha: Jasa Laundry Kilat
Target Pasar: Mahasiswa dan pekerja di sekitar kampus.
Pesaing: Laundry konvensional dengan harga lebih mahal.
Strategi: Harga lebih murah, layanan antar-jemput gratis.
C. Aspek Teknis
Membahas proses produksi, lokasi, peralatan, dan bahan baku.
Pertanyaan Penting:
Di mana lokasi usaha? (strategis atau tidak)
Bagaimana alur produksi?
Apa saja peralatan yang dibutuhkan?
Contoh:
Usaha: Keripik Pisang
Lokasi: Dekat pasar buah untuk memudahkan pengadaan bahan baku.
Peralatan: Penggorengan, pisau, packing.
Proses: Kupas pisang → Iris tipis → Goreng → Kemas.
D. Aspek Keuangan
Menghitung modal, harga jual, pendapatan, dan laba/rugi.
Komponen Analisis Keuangan:
Modal Awal: Biaya peralatan, bahan baku, sewa tempat.
Harga Pokok Produksi (HPP): Biaya produksi per unit.
Proyeksi Pendapatan: Perkiraan penjualan dalam 1 bulan.
Break Even Point (BEP): Titik impas ketika pendapatan = modal.
Contoh:
| Kebutuhan | Biaya (Rp) |
|---|---|
| Blender & Perlengkapan | 1.500.000 |
| Bahan Baku (1 bulan) | 800.000 |
| Kemasan | 300.000 |
| Total Modal | 2.600.000 |
HPP per unit: Rp 5.000
Harga jual: Rp 10.000
Target penjualan: 100 pcs/bulan → Pendapatan = Rp 1.000.000
BEP: 260 pcs (jika ingin balik modal dalam 1 bulan).
3. Analisis SWOT dalam Studi Kelayakan
SWOT adalah alat analisis untuk mengevaluasi:
Strengths (Kekuatan)
Weaknesses (Kelemahan)
Opportunities (Peluang)
Threats (Ancaman)
Contoh Analisis SWOT Usaha Bakso Aci
| Faktor Internal | Faktor Eksternal |
|---|---|
| S (Kekuatan): Rasa unik, harga murah. | O (Peluang): Tren makanan kekinian. |
| W (Kelemahan): Belum punya merek dagang. | T (Ancaman): Banyak pesaing serupa. |
Strategi dari SWOT:
Manfaatkan media sosial untuk promosi (atasi kelemahan pemasaran).
Buat varian rasa baru (manfaatkan peluang inovasi).
4. Tugas Praktik: Membuat Studi Kelayakan Usaha Sederhana
Langkah-Langkah:
Pilih ide usaha (misal: es kepal milo, jasa desain grafis).
Lakukan analisis:
Produk: Apa keunggulannya?
Pasar: Siapa target konsumennya?
Teknis: Bagaimana proses produksinya?
Keuangan: Berapa modal dan perkiraan labanya?
Buat analisis SWOT.
Susun laporan dalam bentuk presentasi/poster.
Contoh Laporan Singkat:
Judul: "Kelayakan Usaha Es Kepal Milo"
Aspek Produk: Minuman kekinian dengan topping beragam.
Aspek Pasar: Target anak muda & mahasiswa.
Aspek Teknis: Dibuat dengan mixer dan bahan impor.
Aspek Keuangan: Modal Rp 3 juta, BEP 3 bulan.
Evaluasi Pembelajaran
Diskusi kelompok: Presentasikan studi kelayakan usaha.
Kuis singkat: Sebutkan 4 aspek studi kelayakan usaha!
Refleksi: Pelajaran apa yang didapat dari analisis SWOT?
Referensi:
Buku PKWU Kelas XII Kemendikbud
Contoh studi kelayakan UMKM (Dinas Koperasi)
"Sebelum memulai usaha, pastikan Anda sudah menghitung risikonya. Bisnis yang sukses dimulai dari perencanaan matang!"
Catatan Guru:
Ajak siswa praktik langsung dengan usaha kecil-kecilan di sekolah.
Undang pengusaha lokal untuk berbagi pengalaman.
Gunakan contoh usaha yang dekat dengan kehidupan siswa.
Semangat berwirausaha! πΌπ
Comments
Post a Comment